Tue. Oct 4th, 2022

Kebiasaan Orang Jerman yang Sulit Dipahami
Lima tahun sehabis ubah ke Jerman, Dana Regev tetap mendapatkan lebih dari satu tradisi orang Jerman yang sukar dia pahami. Mungkin Anda juga pernah mengalaminya?

Karena aku dilahirkan dan dibesarkan di Israel, adalah hal yang wajar bahwa begitu ubah ke Jerman aku mendapatkan banyak norma budaya dan sosial yang mirip sekali baru bagi saya.

Misalnya, orang Jerman tampaknya enjoy saja bersama dengan bersama dengan telanjang di depan umum. Mereka juga biasa beri salam orang asing di jalan, jika mereka pikir telah melaksanakan suatu hal yang salah. Dan untuk alasan yang bagi aku cukup misterius, mereka lebih senang membeli bir tidak mahal di kios daripada membayar sedikit lebih mahal tapi dapat duduk di bar bersama dengan nyaman.Memang perlu diakui, ada lebih dari satu kebiasan orang Jerman yang segera mendapat simpati saya. Misal berjemur di taman kala matahari bersinar, atau tradisi membayar barang di toko bersama dengan duit tunai, dan lebih-lebih rencana liburan yang serius lengkap dan teliti.

Tapi lebih dari satu tradisi orang Jerman tetap membingungkan bagi saya. Inilah lima di antaranya:

1. Angin berasal dari jendela adalah musuh besar mempelajari bahasa jerman

Hubungan orang Jerman bersama dengan angin tampaknya sangat rumit. Di satu sisi, akan tetap ada teman yang bersikeras mengakses jendela saat suhu di luar di bawah 0 derajat Celcius, bersama dengan alasan mereka perlu udara segar. Tapi di sisi lain, jika ada angin masuk, mereka menjadi repot dan menganggapnya suatu hal yang berbahaya. Istilah Jermannya adalah: “Durchzug.”

Durrchzug artinya, jika sekiranya ada dua jendela di ruangan yang letaknya berseberangan dibuka, sehingga angin pun melintas berasal dari jendela satu ke jendela lainnya. Bagi orang Jerman, ini tampaknya sangat mengkhawatirkan, sehingga mereka akan protes. Karena dapat menyebabkan leher kaku, pilek, atau apalagi pneumonia.

2. Pembatasan kecepatan di jalan? Jangan harap

Setiap orang yang pernah ke Jerman lebih berasal dari sehari akan menyadari betapa seriusnya orang Jerman memperlakukan mobil mereka – dan segala suatu hal yang melibatkan mobil, juga di Autobahn, jalan bebas hambatan.

Blockabfertigung von Lastwagen auf der A93 Belajar Bahasa Jerman
Di Jerman tidak ada batas kecepatan yang berlaku secara umum di jalan bebas hambatan. Dan siapa yang punya niat menerapkan pembatasan kecepatan akan segera menghadapi kritik lantang. Memang menurut statistik, 60% berasal dari semua kecelakaan yang berakibat kematian, tidak berlangsung di Autobahn, tapi justru di jalan-jalan biasa yang punyai batas kecepatan.

Namun, aku tetap terasa sukar untuk menyadari mengapa begitu penting untuk ngebut bersama dengan mobil sampai kecepatan 250 km/jam, apalagi sambil “menghalau” mobil-mobil lain bersama dengan mendekat dan menyalakan lampu besar kedip-kedip untuk berikan isyarat sudi lewat.

3. Semua perlu berkas kertas

Untuk negara yang terkenal bersama dengan budaya daur lagi yang cermat, aku cukup terkejut bersama dengan keperluan dokumen kertas yang berlaku di Jerman.

Europäisches Patentamt
Faktanya, tahun 2018 setiap orang Jerman menurut statistik manfaatkan biasanya 241,7 kilogram kertas, menjadikan negara ini salah satu pembeli kertas terbesar dunia, dan terbesar di antara negara-negara G20.

Di Jerman, segala suatu hal sebenarnya diminta “tertulis di atas kertas”. Jadi bersiaplah untuk menulis surat info untuk nyaris segala kepentingan dan segara urusan. Kebanyakan kantor juga mencetak lagi semua dokumen yang dikirim secara online, seperti PDF, sebagai isyarat bukti telah diterima. Menyimpan salinan itu adalah sebuah pekerjaan maha penting di Jerman.

4. Kerja adalah kerja Private Belajar Bahasa Jerman

Orang Jerman kebanyakan berhubungan bersama dengan kolega kerjanya hanya soal kerja. Ini awalnya cukup mengejutkan bagi saya. Atasan aku di sini tidak pernah bertanya apa pun perihal kehidupan spesial saya, dan aku praktis perlu memancing-mancing pembicaraan sehingga mereka menyadari lebih banyak perihal saya, daripada hanya sekedar nama lengkap aku dan di negara mana aku dilahirkan.

Menurut banyak orang, ini adalah pendekatan yang sehat, tapi bagi aku sebagai orang Israel, ini adalah tantangan. Saya terbiasa berbagi lebih banyak bersama dengan kolega aku daripada hanya sekadar soal kantor – sekiranya minum bersama dengan sehabis bekerja dan bercakap-cakap perihal kehidupan spesial atau keluarga.

5. Hari Minggu sakral

Ini boleh menjadi berita baru bagi Anda: di Jerman hanya ada enam hari di dalam seminggu. Hari Minggu sebenarnya tetap ada di kalender, tapi jadi lama di Jerman aku jadi ragu, apakah hari Minggu sebenarnya sangat ada.

Sebab semua toko akan tutup di hari Minggu, jika lebih dari satu kafe dan restoran. Angkutan umum juga sangat terbatas. Semuanya menjadi berlangsung lebih lambat, juga di kota-kota super repot seperti Berlin. Dan tidak ada orang Jerman yang terganggu bersama dengan itu semua.

Jangan salah paham, aku sangat menopang setidaknya ada satu hari istirahat di dalam seminggu, jika tidak lebih. Saya semuanya menghargai hak-hak pekerja di sini untuk beristirahat di hari Minggu. Tapi aku kadang kala bertanya-tanya: haruskah semua toko juga ikut ditutup?

Bonus: Berkencan bersama dengan pria Jerman

Symbolbild App Tinder
Meskipun bukan “kebiasaan”, ada fenomena terkait pria Jerman yang tetap menjadi misteri besar untuk saya. Bahkan terhadap minggu pertama aku tiba di Jerman, telah banyak perempuan berasal dari semua dunia – dan perempuan asing yang tinggal di sini – yang memperingatkan aku perihal sulitnya menyadari pria Jerman.

Terlepas berasal dari kenyataan bahwa mereka semua baik secara keseluruhan, aku dapat mengkonfirmasikan: Pria Jerman kebanyakan sukar diajak berkomunikasi – apalagi berkencan!

Pola komunikasi mereka dapat tidak menentu dan tak terduga. Mereka tampaknya menjauhi platform besar seperti WhatsApp dan Facebook, dan secara total tampaknya perlu kala lama, sampai mereka sudi menyebut pertalian mereka bersama dengan seseorang sebagai “relationship”.

Untungnya, aku tetap punyai cukup banyak kala di jerman untuk coba menyadari dan memecahkan misteri ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.